Celestial studio of poems, stories, and melodies

A letter from the stars, written in longing

Alcyone

Alcyone

"A constellation painted by our bright wings"

The story of butterflies, lost together in the meadows of life. A tale of encounter, flight, and farewell.

Watch the MV
paintress

THE PAINTRESS

"Touch the stars and the unknowns"

So what if I can get hold of that brush, and paint the reality where you and I danced in the hanging gardens?

Watch the MV
「あの時、君に」Back Then, To You

「あの時、君に」Back Then, To You

そっと風に隠れた「会いたいよ」

Will I ever find you again? In the everchanging labyrinth of space and time.

Watch the MV
Discover More Melodies

Web Novel

An ongoing story that get updated periodically, carrying you through the passages of tales.

Bab Satu

Bab Satu

The accompanying webnovel for the song, "Prologue" from "The Stochastic Dissonance" album.

Available in Bahasa Indonesia.

Bab Satu

Elian, seorang fisikawan meninggal di saat dia berumur 33 tahun. Ingatan terakhirnya adalah untaian rambut seorang gadis di ruang kelas yang duduk dua bangku didepannya. Dua puluh tahun lalu.

Sesaat setelah jantungnya berhenti berdebar, dia terbangun di kelas yang sama, saat dia berusia 13 tahun. Gadis yang sama, untaian yang sama, warna meja yang sama, dan aroma kelas yang sama. Dia mengigat semuanya. Bagaimana mereka bertemu. Bagaimana mereka berpisah. Bagaimana dia memilih untuk menikah dengan wanita lain. Dan bagaimana pernikahan itu kandas juga pada akhirnya.

Dia mencoba menulis ulang kembali kehidupannya. Berharap matanya tidak pernah jatuh kepada gadis itu. Di sekolah yang berbeda. Di kota yang berbeda. Di jalan yang berbeda. Tapi tetap saja takdir membawanya untuk terus bertemu dengan gadis itu.

Di toko buku usang saat dia berumur 15 tahun, basah dengan dinginnya hujan Jakarta. Di pemakaman saat dia berumur 19 tahun, dengan embun pagi yang menari di kulit kakinya. Di peron kereta saat dia berumur 24 tahun, berdesakan dengan keramaian yang tak mengenal mereka. Setiap kali. Setiap saat. Dia tahu bagaimana akhir ceritanya.

Fisikawan di dalam dirinya mencoba untuk memecahkannya. Memetakan pertemuan dan perpisahan mereka. Menghitung setiap kemungkinan. Akan tetapi persamaannya selalu berakhir di satu kesimpulan, konvergen. Mereka terikat satu sama lain yang tidak bisa dipisahkan kecuali oleh maut.

Sampai suatu ketika, perlahan-lahan terlihat perbedaan. Jalanan yang terasa asing. Radio yang memutar lagu yang belum ditulis. Bangunan yang seharusnya tidak berada di situ. Bulan yang bersinar lebih awal daripada biasanya.

Ini bukan kehidupan keduanya. Bukan ketiganya. Bukan keempatnya. Ini kehidupan yang telah ia lalui berabad-abad. Dan setiap kali dia mengulangnya, dia seperti mengulang lagu yang sama dengan lirik yang berbeda. Putaran kehidupan yang perlahan semakin menyatu - dan juga perlahan semakin terpisah. Seperti planet yang perlahan keluar dari gravitasi bintangnya.

Dia menemukan jurnal dengan tulisan tangannya, usang dan lapuk ditelan ratusan tahun yang telah berlalu. Dengan catatan di bagian akhir yang tertulis, "Kali ini. Aku akan memilih jalan yang berbeda". Tulisan yang tidak dia ingat kapan menulisnya. Ia akan menulisnya lagi. Lagi. Lagi. Dan Lagi.

Sampai di suatu sore, di bawah temaram lampu parkir berwarna emas. Gadis itu memandangnya dan bertanya,

"Apakah kita pernah bertemu?"

"Selalu..."

Read First Chapter →

Curated Discography

Melodies resonating with the pulsars

Fall into the dreams, a fairy tale that wanted to escape the book, dispersing its fragments into reality.

Personas

One light, multiple shards.

We are a white light that passes through the prism of our hearts, creating shards of different colors.

Lucent

The Light

Lucent

The founding light of the studio, the source of all the melodies, the stories, and the artworks.

LXNE

The Eclipse

LXNE

Shadow casted by the light, a painful dreams, smokes and mirrors, dancing with vocabularies of the heart.

SPRKLE

The Seasons

SPRKLE

When the light set and rise, a cycle of seasons appears. The Spring, Summer, Autumn, and Winter - each holding its own burdens.